Pertama di Sulsel Pasca-UU Desa Baru, Pilkades Serentak Barru Jadi Percontohan Daerah Lain

Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari didampingi Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan pemantauan langsung pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di sejumlah wilayah di Kabupaten Barru, Senin (25/5/2026). (©Humas Barru)

Barru, Petta – Kabupaten Barru mencetak sejarah baru dalam tatanan tata kelola politik tingkat desa di Sulawesi Selatan. Kabupaten bertajuk “Bumi Hibrida” ini menjadi daerah pertama di Sulsel yang sukses menyelenggarakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pasca-terbitnya Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Untuk memastikan kelancaran momentum bersejarah ini, Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari bersama Wakil Bupati Abustan Andi Bintang dan jajaran Forkopimda turun langsung melakukan monitoring ke sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS), Senin (25/5/2026).

Rombongan menyisir beberapa titik krusial, di antaranya TPS SDN 3 Barru (Desa Siawung, Kec. Barru), TPS UPTD SMPN Madello dan TPS UPTD SDN 187 Barru (Desa Binuang, Kec. Balusu), serta TPS UPTD SMPN 11 Barru (Desa Lempang, Kec. Tanete Riaja).

“Siapa pun figur yang menang nantinya, itulah pilihan murni masyarakat yang harus kita hormati bersama. Semua calon adalah putra-putri terbaik daerah. Hal paling krusial pasca-pencoblosan adalah tetap merawat persatuan dan menjaga kondusivitas di akar rumput,” ujar Andi Ina Kartika Sari di sela-sela pemantauan.

Dipuji dan Jadi Lokasi Studi Banding Kabupaten Luwu

Akselerasi dan kematangan mitigasi Pemkab Barru dalam mengawal Pilkades serentak perdana berbasis regulasi baru ini rupanya menarik perhatian daerah lain.

Saat meninjau TPS di Desa Siawung, Bupati Andi Ina dikejutkan oleh kehadiran Ketua DPRD Kabupaten Luwu, Ahmad Gazali, yang datang khusus melakukan kunjungan kerja taktis dan studi banding. Kabupaten Luwu membidik sistem manajemen Pilkades Barru untuk diadopsi pada agenda Pilkades di wilayah mereka mendatang.

Ahmad Gazali menilai pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Barru ini berlangsung sangat tertib, aman, dan terorganisir dengan matang sejak regulasi baru diketuk. Menurutnya, Barru sangat layak menjadi role model percontohan bagi daerah lain di Sulsel.

Cegah Sengketa, Bupati Minta Cek Fisik Surat Suara

Selain memastikan parameter keamanan eksternal, Andi Ina juga masuk ke dalam area steril TPS untuk memeriksa aspek logistik. Ia mewanti-wanti para Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan pemilih agar jeli melihat kondisi fisik surat suara sebelum masuk ke bilik pencoblosan guna meminimalisasi potensi sengketa hasil.

“Jika ditemukan ada yang rusak atau robek sedikit pun, segera buat berita acara dan laporkan ke saksi agar langsung diganti. Jangan sampai kelalaian teknis merugikan hak konstitusional warga,” tegas alumnus FH Unhas ini.

Suasana monitoring ini ditutup dengan sesi foto bersama yang melibatkan para calon kepala desa yang tengah berkompetisi. Langkah ini sengaja dilakukan jajaran Forkopimda sebagai pesan visual kepada para pendukung bahwa tensi kompetisi telah mencair dan berjalan penuh kekeluargaan.

Turut mendampingi Bupati dalam pemantauan ini antara lain Sekretaris Daerah Barru Andi Syarifuddin, Ketua PMI Kabupaten Barru, Asisten I Setda Barru, serta jajaran pimpinan OPD terkait.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts