Wabup Barru Buka Balap Motor Taksi Gabah, Dorong Ekonomi dan UMKM Lokal

Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., secara resmi membuka Pesta Panen dan Lomba Balap Motor Taksi Gabah di Sirkuit Persawahan Lasanru’ Desa Balusu, Kecamatan Balusu, Sabtu (24/10/2026). (©Humas Barru)

Barru, Petta – Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang, membuka Pesta Panen dan Lomba Balap Motor Taksi Gabah di Sirkuit Persawahan Lasanru’, Desa Balusu, Kecamatan Balusu, Sabtu (24/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 24–25 Oktober 2026, tersebut diikuti pembalap dari Kabupaten Barru dan sejumlah daerah lainnya. Selain menjadi hiburan masyarakat, ajang ini diharapkan mampu menggerakkan ekonomi warga sekaligus mengembangkan potensi olahraga otomotif lokal.

Dalam sambutannya, Abustan menekankan pentingnya menjadikan kegiatan masyarakat sebagai peluang untuk meningkatkan pendapatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menurut dia, kehadiran peserta dan masyarakat dalam jumlah besar di sekitar arena perlombaan harus memberikan manfaat ekonomi bagi warga setempat.

“Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang hiburan dan silaturahmi, tetapi juga harus mampu menggerakkan ekonomi masyarakat. Kehadiran tenant-tenant di sekitar arena diharapkan memberikan peluang bagi warga untuk berjualan dan memperoleh tambahan penghasilan,” demikian pesan Wabup Abustan.

Dia berharap warga yang memiliki keterampilan memasak dan berdagang dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk mengembangkan usaha. Karena itu, keberadaan tenant di sekitar arena perlombaan menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan.

Dorong Kompetisi Berjenjang

Tidak hanya menyoroti dampak ekonomi, Abustan juga menginginkan balap motor taksi gabah dikembangkan menjadi kompetisi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Dia mengarahkan Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga untuk menyusun konsep perlombaan berjenjang dengan melibatkan seluruh kecamatan di Kabupaten Barru.

Dalam skema yang diusulkan, setiap kecamatan menggelar seleksi untuk menjaring lima peserta terbaik. Selanjutnya, para pembalap terpilih akan dipertemukan dalam kompetisi tingkat kabupaten melalui sistem pertandingan menyerupai liga.

Konsep tersebut diharapkan membuka kesempatan lebih luas bagi pembalap lokal untuk menunjukkan kemampuan dan meraih prestasi.

“Dengan pembinaan yang terarah, balap motor taksi gabah diharapkan tidak berhenti sebagai perlombaan rakyat semata, tetapi berkembang menjadi wadah pencarian dan pembinaan talenta otomotif daerah”, katanya.

Abustan juga berharap ajang ini menjadi kesempatan bagi pembalap muda untuk mengasah kemampuan dan membangun mental bertanding. Dengan kompetisi yang sehat dan pembinaan berkelanjutan, mereka diharapkan dapat melangkah ke tingkat regional hingga nasional.

Diikuti 108 Pembalap, Hadiah Rp 50 Juta

Terpisah, Sekretaris Panitia, Aulia Rachman, menjelaskan kegiatan tersebut diselenggarakan Balusu Racing Community (BRC) bekerja sama dengan Lapinceng Community.

Menurut Aulia, perlombaan ini diikuti 58 pembalap lokal dan 50 pembalap dari luar daerah. Dengan demikian, total peserta yang ambil bagian mencapai 108 pembalap.

Ajang yang berlangsung pada 24–25 Oktober 2026 tersebut juga menyediakan total hadiah sebesar Rp 50 juta.

Pembukaan kegiatan turut dihadiri Camat Balusu, Kapolsek Balusu, Danpos Ramil, Sekretaris Desa Balusu, serta sejumlah undangan lainnya.

Melalui perpaduan olahraga rakyat, silaturahmi, dan pemberdayaan ekonomi, pesta panen ini diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus membuka ruang pengembangan potensi lokal Kabupaten Barru.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts

Lebih Dekat ke Masyarakat

Jangkau audiens lebih luas dan tepat sasaran melalui iklan di website kami