

Barru, Petta – Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari secara resmi memimpin pengambilan sumpah 154 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barru. Acara ini berlangsung di Baruga Pettu Adae, Kantor Bupati Barru, Senin (31/8/2026).
Selain pengambilan sumpah, Pemkab Barru juga melantik 139 pejabat fungsional dan 15 pejabat pelaksana. Kegiatan ini sekaligus dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) pensiun bagi belasan abdi negara.
Dalam sambutannya, Andi Ina menegaskan bahwa sumpah ini bukanlah sekadar formalitas administrasi. Langkah ini merupakan bentuk ikrar kesetiaan aparatur kepada negara, undang-undang, dan masyarakat luas.
“Momentum hari ini tentu akan menandai babak baru dalam perjalanan karier saudara-saudari sebagai abdi negara dan masyarakat. Status ASN menuntut tanggung jawab penuh, integritas yang tinggi dan profesionalisme,” kata Andi Ina.
Oleh karena itu, ia meminta seluruh pegawai untuk segera menerapkan nilai dasar ASN BerAKHLAK. Para PNS baru juga dituntut mampu memberikan pelayanan publik secara prima, inklusif, dan berorientasi pada hasil nyata.
Terapkan Sistem Merit, Pastikan Bebas Mahar
Pada kesempatan tersebut, Bupati Barru menegaskan komitmen kuatnya dalam menerapkan sistem merit birokrasi. Pengisian jabatan murni didasarkan pada kompetensi, kualifikasi, rekam jejak kinerja, dan integritas.
Ia menjamin tidak ada lagi istilah kedekatan personal dalam penempatan posisi strategis. Sistem manajemen talenta ini bertujuan menempatkan orang yang tepat pada posisi yang benar.
“Tidak berdasarkan subjektivitas, kedekatan atau jalur titipan. Tidak ada lagi yang namanya titip-titipan,” tegasnya.
Lebih lanjut, bupati perempuan pertama di Barru ini menyoroti secara khusus isu jual beli jabatan. Ia memastikan seluruh proses pelantikan hari ini bersih dari praktik suap maupun mahar politik.
“Jangan beranggapan bahwa ada pemberian mahar atau apa pun bentuknya kepada saya atau Pak Wakil untuk mendapatkan jabatan. Hal itu tidak ada di masa saya,” ujarnya.
Selanjutnya, Pemkab Barru akan terus mendorong kaderisasi kepemimpinan daerah secara terukur. Proses pemetaan potensi pegawai dilakukan konsisten untuk mempersiapkan calon pemimpin birokrasi di masa depan.
Khusus bagi PNS yang baru disumpah, Andi Ina berpesan agar mereka memegang prinsip “MAP Radecing”. Prinsip lokal ini bermakna komitmen menghadirkan kebaikan dan terus berbenah demi warga.
Apresiasi Tinggi untuk Pegawai Purna Bakti
Selain melantik pejabat baru, agenda ini juga menjadi momen perpisahan yang emosional bagi para purna bakti. Sebanyak 15 orang abdi negara menerima SK pensiun yang terhitung mulai tanggal (TMT) 1 September 2026.
Andi Ina memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para pensiunan. Dedikasi serta loyalitas mereka selama puluhan tahun sangat berarti bagi roda pemerintahan Kabupaten Barru.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Barru, saya dan Pak Wakil mengucapkan selamat memasuki masa purna bakti. Terima kasih yang sebesar-besarnya atas pengabdian, dedikasi serta loyalitas,” tuturnya.
Sebagai penutup, ia mendoakan agar para pensiunan senantiasa diberikan kesehatan dan kebahagiaan. Kini, mereka memiliki kesempatan penuh untuk menikmati waktu berkualitas bersama keluarga di rumah.
Acara pelantikan ini turut dihadiri Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang, Ketua TP PKK Barru A. Milawaty, jajaran pejabat teras Pemkab Barru, serta perwakilan manajerial dari PT Taspen.