

Makassar, Petta – PSM Makassar akhirnya menggelar acara launching jersey sekaligus perkenalan skuad terbaru untuk menyambut kompetisi Super League musim 2026/2027. Acara tersebut berlangsung di Pantai Indah Bosowa, Makassar, pada Minggu (30/8/2026) sore.
Momen ini terasa istimewa bagi publik Sulawesi Selatan. Pasalnya, untuk pertama kalinya dalam enam tahun terakhir, manajemen membuka acara peluncuran tim secara umum kepada masyarakat dan suporter. Sebelumnya, launching serupa terakhir kali digelar pada 2020 di pelataran Stadion Andi Mattalatta.
Suporter Diundang Merapat ke Pantai Bosowa
Melalui akun resmi klub, manajemen tim berjuluk Juku Eja itu mengajak suporter untuk hadir langsung menyaksikan momen tersebut. Selain itu, acara juga digelar terbuka bagi masyarakat umum yang ingin ikut memeriahkan suasana.
Media Officer PSM Makassar, Sulaiman Abdul Karim, sebelumnya sempat membocorkan rencana ini saat ditemui di Stadion Kalegowa, Kabupaten Gowa. “Dalam waktu dekat kita launching, pokoknya bulan inilah,” katanya, Senin (24/8/2026).
Ia menambahkan bahwa launching tim kali ini sengaja dibuka untuk umum agar suporter dapat merasakan atmosfer perkenalan skuad secara langsung, bukan sekadar lewat unggahan media sosial seperti tahun-tahun sebelumnya.
Perombakan Besar Skuad di Tangan Kalezic
Selain jersey, launching kali ini juga menjadi ajang memperkenalkan skuad baru racikan pelatih anyar, Darije Kalezic. Musim ini, PSM melakukan perombakan cukup signifikan dibandingkan musim sebelumnya.
Dari 34 pemain musim lalu, sebanyak 16 pemain dan empat staf kepelatihan dilepas. Sebagai gantinya, manajemen mendatangkan tujuh pemain baru yang terdiri atas lima pemain asing dan dua pemain lokal.
Dengan susunan baru tersebut, Kalezic optimistis timnya siap bersaing di kompetisi musim ini. Target manajemen pun cukup realistis, yakni menembus posisi delapan besar sekaligus menjauh dari zona degradasi.
Adidas Lanjutkan Kerja Sama, Genap Dua Musim Beruntun
Selain persoalan skuad, sorotan utama tentu jatuh pada jersey baru. Sebab, PSM Makassar tetap mempercayakan Adidas, apparel asal Jerman, sebagai mitra resmi mereka untuk musim kedua secara berturut-turut sejak 2025/2026.
Musim ini, manajemen menyiapkan empat jenis jersey untuk mengarungi kompetisi, mulai dari kandang, tandang, ketiga, hingga edisi khusus. Menariknya, dua jersey terakhir sengaja dirilis untuk memperingati HUT PSM Makassar ke-111 pada 2 November serta HUT Kota Makassar ke-418 pada 9 November 2026 mendatang.
Direktur Komersial PSM Makassar, Hafit Timor Mas’ud, menyebut desain jersey kali ini akan tampil lebih modern dan kekinian. Meski begitu, identitas Juku Eja tetap dipertahankan lewat penggunaan ikon kapal pinisi yang melekat pada klub sejak lama.
Adapun soal warna, manajer tim, Muhammad Nur Fajrin, memastikan warna merah maroon tetap menjadi pilihan utama untuk jersey kandang. “Kita sudah ngomong dengan pihak vendor, kemungkinan nanti pertengahan Agustus baru rilis,” ujarnya, sebelum akhirnya benar-benar diluncurkan akhir Agustus ini.
PSM Lengkapi Deretan Klub Ber-adidas di Super League
Langkah PSM mempertahankan Adidas ini sekaligus melengkapi daftar klub Super League Indonesia yang menggunakan apparel asal Jerman tersebut musim ini. Sebelumnya, Persija Jakarta dan Persik Kediri lebih dulu diumumkan resmi menggandeng Adidas.
Menyusul kemudian, Bali United mengumumkan kerja sama jangka panjang hingga 2029 pada akhir Juli lalu. Terbaru, PSIM Yogyakarta turut memastikan penggunaan Adidas bertepatan dengan launching tim mereka di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (29/8/2026).
Dengan bergabungnya PSM, semakin banyak klub Super League yang tampil dengan tiga garis khas Adidas musim ini. Fenomena ini pun menegaskan makin derasnya minat apparel global untuk masuk ke industri sepak bola Tanah Air.
Ke depan, publik tentu menantikan bagaimana performa PSM Makassar dengan skuad baru dan balutan jersey Adidas di lapangan. Apalagi, kompetisi Super League 2026/2027 sendiri sudah semakin dekat untuk digulirkan.