

Petta – Merek perlengkapan olahraga asal Swiss, On, resmi memasuki dunia sepak bola dengan merekrut Kylian Mbappe dan Thierry Henry. Mbappe menjadi duta merek global On dan akan bekerja langsung dengan tim produk perusahaan.
Kabar ini mencuat pada Jumat (18/9/2026), menjelang Investor Day On di Zurich pekan depan. Kontrak Mbappe dengan Nike berakhir pada musim panas ini setelah tujuh tahun. Nike sendiri telah menaunginya sejak ia berusia sembilan tahun.
Thierry Henry berperan di balik layar
Di sisi lain, On menunjuk Henry sebagai direktur sepak bola. Mantan striker Arsenal, Barcelona, dan timnas Prancis itu ternyata sudah menjabat posisi tersebut secara diam-diam sejak 2025. Ia juga disebut ikut meyakinkan Mbappe untuk bergabung.
“Membangun sesuatu yang baru di sepak bola membutuhkan pendekatan yang berani dan orisinal,” kata Henry, seperti dikutip ESPN.
Mbappe pun menyampaikan pernyataan senada. “Kami punya mimpi yang sama, dan ini baru permulaan,” ujarnya.
Mbappe dikabarkan dapat saham
The Athletic melaporkan bahwa Mbappe menerima saham On sebagai bagian dari kesepakatan, meski kedua pihak tidak membuka nilai finansialnya. Menurut laporan yang sama, pemain Real Madrid itu menolak tawaran merek mapan seperti Adidas dan Puma.
On menargetkan sepatu bola perdananya rilis pada 2027. Perusahaan akan membawa teknologi manufaktur LightSpray ke sepak bola. Namun, Mbappe berpeluang mengenakan sepatu On di lapangan dalam beberapa pekan ke depan.
Selain itu, pemain Barcelona dan timnas Swiss, Sydney Schertenleib, ikut dilibatkan dalam pengembangan produk sepak bola On dengan fokus pada sepak bola putri.
Pendiri sekaligus co-CEO On, David Allemann, menegaskan arah perusahaan. “Sepak bola tidak butuh satu lagi merek olahraga yang melakukan hal yang sama,” katanya.
Nike kehilangan bintang lagi
Nike menyatakan bangga atas capaian bersama Mbappe dan mendoakan yang terbaik untuk kariernya. Meski begitu, kepergian ini menambah tekanan bagi raksasa asal Amerika Serikat tersebut. Sebelumnya, Lamine Yamal juga memilih pindah ke Adidas.
Respons pasar dan analis
Saham On naik tipis setelah pengumuman, tetapi masih turun sekitar 40 persen sepanjang tahun ini. Sebelumnya, saham On di bursa AS sempat naik 5 persen dalam perdagangan pra-pasar.
Nilai kapitalisasi pasar On sekitar 9,13 miliar dollar AS, jauh di bawah Nike yang mencapai 53,94 miliar dollar AS. Meski begitu, analis menilai langkah ini strategis.
“Pengumuman ini adalah tantangan langsung bagi Nike dan Adidas,” tulis analis Evercore ISI, Michael Binetti.
Analis Citi, Paul Lejuez, menilai pasar sepak bola global senilai sekitar 30 miliar dollar AS memperluas jangkauan On yang selama ini berfokus di segmen lari senilai sekitar 105 miliar dollar AS. Adapun analis Jefferies melihatnya sebagai jalur pertumbuhan baru ketika kategori lari di pasar AS melambat.
Pola lama ala Roger Federer
Strategi ini mengingatkan pada langkah On enam tahun lalu. Roger Federer mengakhiri kemitraan dengan Nike pada 2018, lalu mengambil 3 persen saham On pada 2019. Kini, On mengulang pola serupa dengan bintang sepak bola dunia.
Menurut Financial Times, On akan menyusul dengan jersey, produk gaya hidup, dan sepatu latihan, yang berpotensi membuka kerja sama dengan klub.