

Makassar, Petta – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 2026. Acara berskala nasional ini diselenggarakan di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, pada Kamis (22/10/2026). Kehadiran pria yang akrab disapa Appi ini menunjukkan komitmen serius dari Pemerintah Kota Makassar. Oleh karena itu, ia menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti seluruh arahan dari Presiden Prabowo.
Fokus pada Perluasan Akses Keuangan
Agenda utama Rakornas TPAKD tahun ini menyoroti pentingnya pemerataan akses layanan keuangan bagi masyarakat luas. Presiden Prabowo dalam sambutannya menekankan bahwa inklusi keuangan harus menyentuh kelompok pekerja rentan dan usaha kecil. Hal tersebut bertujuan agar roda perekonomian di berbagai wilayah dapat bergerak jauh lebih cepat dan berkeadilan.
Sebagai pemimpin daerah, Munafri Arifuddin menyadari betul urgensi dari pemerataan layanan finansial ini. Pihaknya berencana segera merumuskan langkah taktis setibanya di Makassar. Selain itu, kolaborasi pemerintah kota dengan pihak perbankan serta lembaga keuangan juga akan terus diperkuat.
“Saya juga mendapat informasi ada perwakilan penerima manfaat dari berbagai sektor, dari pengemudi online, petani, nelayan, pedagang, dan juga dari para santri,” kata Prabowo saat memaparkan arahannya dalam acara tersebut.
Pernyataan presiden tersebut otomatis menjadi landasan utama bagi penyusunan program Pemkot Makassar ke depan. Selanjutnya, Appi akan memetakan ulang potensi penyaluran kredit dan bantuan permodalan agar tepat sasaran.
Sasar Beragam Kelompok Masyarakat
Pemerintah Kota Makassar rencananya akan menyasar beberapa sektor prioritas sesuai dengan amanat presiden. Langkah ini bukan sekadar untuk mengejar target pencapaian angka, tetapi demi memastikan kesejahteraan warga benar-benar terwujud nyata.
Berikut adalah kelompok sasaran utama dari program perluasan akses keuangan tersebut:
- Pengemudi transportasi dalam jaringan (ojek dan taksi online).
- Petani dan pekerja sektor agrikultur.
- Nelayan di kawasan pesisir Makassar.
- Pedagang pasar tradisional dan pelaku UMKM.
- Kalangan santri dari berbagai pesantren.
Dengan demikian, program perluasan akses keuangan ini diharapkan dapat berjalan secara inklusif. Oleh sebab itu, Wali Kota Appi akan segera menginstruksikan seluruh jajaran terkait untuk bergerak cepat. Langkah proaktif ini merupakan wujud nyata komitmen daerah dalam menyukseskan agenda pemerataan ekonomi nasional.