Kapolda Sulsel Irjen Awal Chairuddin Usul Demo Dipindah ke Karebosi

Irjen Pol Dr Awal Chairuddin, Kapolda Sulsel yang mantan ajudan Jusuf Kalla semasa Wakil Presiden.

Petta – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan, Irjen Pol Muhammad Awal Chairuddin, melontarkan gagasan baru terkait penanganan aksi unjuk rasa di Kota Makassar. Ia mengusulkan agar seluruh kegiatan penyampaian aspirasi atau demonstrasi dipusatkan di Lapangan Karebosi. Langkah strategis ini diharapkan mampu meminimalisasi gangguan ketertiban umum di jalan raya.

Selama ini, aksi demonstrasi yang digelar di jalan-jalan protokol kerap memicu kemacetan lalu lintas yang cukup parah. Kondisi tersebut pada akhirnya berdampak langsung terhadap aktivitas warga dan roda perekonomian. Oleh karena itu, pemusatan massa di satu lokasi ikonik dinilai sebagai jalan keluar yang saling menguntungkan.

Solusi Mengurai Kemacetan Kota

Menurut Kapolda Sulsel, Lapangan Karebosi memiliki kapasitas ruang yang sangat memadai. Tempat bersejarah ini mampu menampung ribuan peserta aksi tanpa harus memblokade ruas jalan utama perkotaan.

Dengan memindahkan pusat demonstrasi ke titik tersebut, arus lalu lintas diharapkan tetap berjalan normal. Para pengguna jalan, baik pekerja maupun anak sekolah, tidak perlu lagi khawatir terjebak kemacetan panjang. Selain itu, aparat kepolisian juga akan lebih mudah dan fokus dalam melakukan pengamanan terbuka.

Berikut adalah beberapa alasan utama mengapa Kapolda Sulsel mendorong wacana pemusatan demo di Lapangan Karebosi:

  • Mengurangi kemacetan parah di jalan-jalan protokol dan persimpangan utama Kota Makassar.
  • Menjaga kelancaran aktivitas publik, seperti layanan kesehatan darurat dan roda ekonomi warga.
  • Memudahkan pengamanan aparat sehingga potensi gesekan antara demonstran dan warga bisa ditekan.

Tetap Menjamin Ruang Demokrasi

Di sisi lain, Irjen Muhammad Awal Chairuddin menegaskan bahwa usulan ini sama sekali bukan bentuk pengekangan berekspresi. Kepolisian tetap berkomitmen menjamin hak demokrasi masyarakat sesuai dengan amanat undang-undang. Namun, ia mengingatkan bahwa kebebasan menyuarakan pendapat harus senantiasa diiringi dengan penghormatan terhadap hak-hak warga lainnya.

Untuk mewujudkan rencana tersebut, jajaran Polda Sulsel siap menjalin komunikasi intensif dengan Pemerintah Kota Makassar. Ketersediaan fasilitas pendukung di sekitar lapangan tentu perlu diperhatikan secara saksama.

Saat ini, wacana pemusatan aksi unjuk rasa tersebut masih terus dimatangkan bersama berbagai pemangku kepentingan. Harapannya, Lapangan Karebosi tidak sekadar menjadi pusat olahraga, tetapi juga mampu bertransformasi menjadi panggung demokrasi yang aman, tertib, dan nyaman bagi semua pihak.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts

Lebih Dekat ke Masyarakat

Jangkau audiens lebih luas dan tepat sasaran melalui iklan di website kami