Rawat Warisan sang Legenda, Pemkab Barru Gulirkan Liga Ramang U-17 di Sumpang Binangae

Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang, pada pembukaan Liga Ramang U-17 Kabupaten Barru Tahun 2026 di Lapangan Sepak Bola Sumpang Binangae, Kecamatan Barru, Senin sore (18/05/2026). (©Humas Barru)

Barru, Petta – Kabupaten Barru berkomitmen mengembalikan kejayaan sepak bola lokal di panggung nasional. Pemerintah Kabupaten Barru resmi menggulirkan turnamen sepak bola usia dini bertajuk Liga Ramang U-17 Tahun 2026 di Lapangan Sumpang Binangae, Kecamatan Barru, Senin sore (18/5/2026).

Wakil Bupati Barru, Abustan Andi Bintang, yang hadir membuka kompetisi mewakili Bupati Andi Ina Kartika Sari menegaskan, ajang ini bukan sekadar turnamen musiman. Liga Ramang diposisikan sebagai wadah resmi pembinaan talenta muda sekaligus momentum merawat warisan semangat sang legenda sepak bola Indonesia asal Barru, Andi Ramang.

“Ramang adalah ikon dan kebanggaan Barru yang pernah mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional. Spirit ketajaman dan disiplin beliau harus hidup dalam sanubari pesepak bola muda kita,” ujar Abustan dalam sambutannya.

Kompetisi Berkelanjutan dari Usia Dini

Abustan yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Barru menguraikan, pembentukan atlet profesional yang tangguh tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan wajib melalui kompetisi yang konsisten dan berjenjang.

Setelah kategori usia 17 tahun ini bergulir, pemerintah daerah telah menyusun kalender kompetisi lanjutan untuk memastikan tidak adanya kekosongan turnamen bagi anak-anak di “Bumi Hibrida”.

“Sistem pembinaan kita harus terarah. Setelah Liga Ramang U-17 ini selesai, kita sudah menjadwalkan Liga Ramang U-12 pada Agustus mendatang, lalu dilanjutkan dengan turnamen utama Bupati Cup. Kesinambungan ini penting agar anak-anak kita terus mengasah kemampuan tanding mereka,” urai mantan Sekda Barru ini.

Optimisme Abustan bukan tanpa alasan. Saat ini, beberapa pesepak bola muda binaan asli Kabupaten Barru tercatat sudah mampu menembus kompetisi elit di level nasional.

Diikuti 12 Tim dengan Total Hadiah Rp 13,3 Juta

Ketua Panitia Pelaksana, Andi Rukaiyyah, memaparkan bahwa Liga Ramang U-17 edisi 2026 ini diikuti oleh 12 tim Sekolah Sepak Bola (SSB) dan klub kelompok umur kelahiran tahun 2009. Seluruh tim merupakan perwakilan dari sejumlah kecamatan, di antaranya Kecamatan Barru, Tanete Rilau, Tanete Riaja, dan Balusu.

Turnamen ini akan berlangsung selama 13 hari, di mana babak penyisihan grup dijadwalkan pada 18–24 Mei 2026, sedangkan babak penentuan juara atau final akan digelar pada 3–8 Juni 2026.

“Untuk memotivasi para atlet muda, panitia bersama Disparekrafpora menyiapkan total dana pembinaan sebesar Rp 13.300.000. Kami juga menyiapkan piala penghargaan individu untuk kategori pemain terbaik (best player), penjaga gawang terbaik, serta pencetak gol terbanyak (top scorer),” jelas Rukaiyyah.

Laga Ekshibisi Ketat Forkopimda vs PWI

Upacara pembukaan ditutup secara meriah lewat laga ekshibisi yang mempertemukan tim gabungan Forkopimda melawan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Barru.

Pertandingan berlangsung ketat dan berkesudahan dengan skor 2-1 untuk kemenangan tim Forkopimda. Wakil Bupati Barru ikut turun lapangan beradu taktik bersama Kapolres Barru, Kasi Pidsus Kejari Barru, serta Kepala Disparekrafpora Barru. Dua gol kemenangan Forkopimda masing-masing dicetak oleh Ashar dan Kapolres Barru, sementara gol balasan dari PWI dicetak oleh jurnalis Hasan Resy.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts