CFD Alun-Alun Colliq Pujie Ramai Lagi, Omzet Pedagang Kecil di Barru Mulai Terangkat

Pasca libur Idulfitri, Bupati Barru bersepeda menikmati Car Free Day (CFD) di Alun-Alun Colliq Pujie yang kembali dipadati masyarakat, Minggu, (5/4/2026). (©Humas Barru)

Barru, Petta – Geliat aktivitas publik di Kabupaten Barru kembali normal pasca-libur Idul Fitri 1447 Hijriah. Hal ini terlihat dari padatnya ribuan warga yang memadati kawasan Car Free Day (CFD) di Alun-Alun Colliq Pujie, Minggu (5/4/2026) pagi.

Suasana CFD kali ini terasa lebih istimewa dengan kehadiran Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari. Didampingi sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Bupati perempuan pertama di Barru ini tampak bersemangat mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari bersepeda santai mengelilingi alun-alun hingga bergabung dalam barisan senam bersama masyarakat.

Car Free Day merupakan salah satu sarana efektif untuk mendorong gaya hidup sehat sekaligus mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat,” ujar Andi Ina di sela-sela kegiatannya.

Momentum Pemulihan Pola Hidup Sehat

Setelah sebulan penuh menjalani ibadah Ramadan dan merayakan hari raya dengan berbagai hidangan khas, Bupati mengajak warga untuk kembali fokus menjaga kebugaran fisik. Kehadiran para pimpinan daerah di tengah kerumunan warga ini pun menjadi daya tarik tersendiri sekaligus memperkecil sekat antara pemerintah dan rakyat.

Andi Ina berharap kegiatan mingguan ini terus dimanfaatkan secara produktif oleh warga sebagai ajang silaturahmi sekaligus menjaga kesehatan jantung dan stamina pasca-Lebaran.

Berkah bagi Pelaku UMKM

Tak hanya menjadi ajang olahraga, kembali semaraknya CFD juga menjadi angin segar bagi sektor ekonomi kerakyatan. Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjajakan kuliner dan minuman di sekitar alun-alun melaporkan kenaikan omzet yang cukup signifikan.

Rahma (34), salah satu pedagang makanan, mengaku bersyukur karena antusiasme warga yang tinggi berdampak langsung pada penjualannya.

“Alhamdulillah, sejak CFD kembali dilaksanakan, jualan kami juga mulai ikut meningkat. Banyak warga yang datang olahraga sekaligus jajan,” tuturnya.

Hal serupa dirasakan Adam (39), penjual minuman segar. Menurutnya, keramaian hari Minggu di Alun-Alun Colliq Pujie merupakan momen emas untuk mendulang rupiah setelah sempat sepi saat masa libur hari raya.

“Kalau hari Minggu begini, apalagi ada senam dan sepeda bareng, pembeli jauh lebih ramai. Ini sangat membantu kami,” kata Adam.

Kembalinya rutinitas CFD ini membuktikan bahwa Alun-Alun Colliq Pujie bukan sekadar ruang publik terbuka, melainkan ekosistem penting yang menggerakkan roda perekonomian lokal sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Barru melalui aktivitas fisik yang menyenangkan.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts