

Makassar, Petta – Warga Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), diimbau untuk mewaspadai potensi kemacetan pada Kamis (27/8/2026). Pasalnya, kepolisian mencatat ada 14 titik unjuk rasa yang akan digelar di berbagai wilayah kota tersebut hari ini.
Kepastian itu disampaikan oleh Kasat Intelkam Polrestabes Makassar, Kompol Surahman. Ia membenarkan jumlah titik aksi yang telah dipetakan oleh pihak kepolisian menjelang hari pelaksanaan.
“Iya (hitungannya 14 titik),” ujar Surahman saat dikonfirmasi, Rabu (26/8/2026) malam.
Menurut Surahman, ke-14 titik demo tersebut dipetakan berdasarkan surat pemberitahuan aksi yang telah masuk ke Polrestabes Makassar. Dengan kata lain, jumlah tersebut merupakan hasil rekapitulasi resmi, bukan sekadar perkiraan di lapangan.
Bawa Isu yang Beragam
Selain soal lokasi, Surahman juga menegaskan bahwa unjuk rasa hari ini tidak terpusat pada satu isu saja. Sebaliknya, setiap kelompok massa membawa tuntutan yang berbeda-beda sesuai kepentingan masing-masing.
“Kaitan isu nasional itu dari Unismuh, lokasinya di pertigaan Alauddin-Pettarani. Yang lain lainnya isu lokal, misalnya permasalahan buruh,” jelas Kompol Surahman.
Dengan demikian, pengendara yang melintasi kawasan tersebut perlu ekstra waspada. Sebab, karakter massa yang beragam berpotensi memicu penumpukan kendaraan di beberapa ruas jalan secara bersamaan.
Daftar Lengkap 14 Titik Demo di Makassar
Berdasarkan surat pemberitahuan aksi yang diterima Polrestabes Makassar, berikut rincian lokasi unjuk rasa yang perlu diwaspadai:
- Kantor Gubernur Sulsel
- Kantor RRI
- Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Sulsel
- Kantor Kejari Makassar
- Polda Sulawesi Selatan
- Kantor Balai Pompengan Jeneberang
- Polrestabes Makassar
- Galeri Handphone Jalan AP Pettarani
- Kantor Dinas ESDM Sulsel
- Kantor DPRD Provinsi Sulsel di Jalan AP Pettarani
- Pertigaan Jalan Sultan Alauddin-AP Pettarani
- Fly Over
- Kantor Dinas Tata Ruang Bangunan Makassar di Jalan Urip
- Kantor Bank BUMN di Jalan RA Kartini Makassar
Sejumlah titik di atas berada di jalur utama yang biasa padat pada jam kerja, seperti kawasan AP Pettarani dan fly over. Karena itu, warga yang beraktivitas di sekitar lokasi tersebut sebaiknya menyiapkan rute alternatif lebih awal.
Ribuan Personel Disiagakan
Untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan selama aksi berlangsung, Polda Sulsel bersama TNI menyiagakan personel dalam jumlah besar. Sebanyak 1.425 personel gabungan TNI-Polri dikerahkan melalui apel kesiapsiagaan yang digelar di bawah jembatan fly over Makassar pada Rabu (26/8/2026).
Langkah pengamanan berskala besar ini tidak lepas dari peristiwa aksi demo tahun 2025 yang sempat berujung pada kerusuhan di Makassar. Oleh karena itu, aparat berupaya memastikan situasi tetap kondusif sejak awal hingga akhir aksi.
Selain personel gabungan, kepolisian juga kemungkinan akan melakukan rekayasa lalu lintas di titik-titik yang dinilai rawan kepadatan. Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi lalu lintas terkini agar perjalanan tidak terhambat oleh aksi unjuk rasa hari ini.