

Makassar, Petta – Pemerintah Kecamatan Tamalanrea kembali menggelar apel pagi rutin bagi seluruh jajaran pegawai di halaman Kantor Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar. Kegiatan yang berlangsung pada Senin (3/8/2026) ini menjadi momen krusial untuk memperkuat kedisiplinan serta menyelaraskan komitmen pelayanan publik.
Camat Tamalanrea, Andi Patiroi, bertindak langsung sebagai pembina apel pagi tersebut. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa tingkat kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun tenaga non-ASN sangat memengaruhi kualitas layanan publik.
“Kita harus menyadari bahwa disiplin bukan sekadar pemenuhan kewajiban formal, melainkan fondasi utama dari pelayanan publik yang responsif. Ketika kita disiplin, masyarakat akan merasakan dampak langsung berupa layanan yang cepat, profesional, dan tepercaya,” ujar Andi Patiroi di hadapan peserta apel.
Semarakkan HUT ke-81 RI dan Gerakan Pemilahan Sampah
Selain menekankan masalah kinerja, Andi Patiroi memanfaatkan momentum tersebut untuk mengajak pegawai menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ia mengimbau seluruh jajarannya agar memelopori pengibaran Bendera Merah Putih di kediaman masing-masing sepanjang bulan Agustus.
Tak hanya itu, pegawai kecamatan juga diminta aktif mengedukasi warga di lingkungan sekitar. Langkah ini dinilai penting untuk merawat semangat nasionalisme dan menghargai jasa para pahlawan bangsa.
Oleh karena itu, peran aparatur pemerintahan tingkat kecamatan sangat dibutuhkan sebagai penggerak kesadaran masyarakat di wilayah permukiman.
“Sebagai bagian dari jajaran pemerintah, kita perlu menginspirasi warga. Mengibarkan Bendera Merah Putih adalah simbol sederhana, namun maknanya sangat dalam untuk merawat rasa cinta tanah air,” tuturnya.
Edukasi Pengolahan Sampah Rumah Tangga
Di samping pesan nasionalisme, masalah pengelolaan lingkungan juga menjadi agenda utama dalam pengarahan tersebut. Andi Patiroi mengingatkan kembali pentingnya keberlanjutan program pemilahan sampah yang dimulai dari level rumah tangga.
Ia mendorong seluruh pegawai agar memberikan teladan nyata dengan memisahkan sampah organik, anorganik, dan residu sebelum dibuang. Kebiasaan kecil ini diharapkan dapat menular kepada warga di lingkungan tempat tinggal para pegawai.
“Saya ingin seluruh ASN dan non-ASN di Tamalanrea menjadi agent of change. Saya ingin kita semua menjadi garda terdepan untuk menyukseskan program Walikota khususnya terkait isu lingkungan. Mulailah memilah sampah dari rumah kita sendiri, lalu bagikan praktik baik ini kepada tetangga sekitar agar lingkungan kita tetap bersih dan sehat,” kata Andi Patiroi menutup arahannya.