

Barru, Petta – Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang resmi membuka Pesta Panen Lomba Balap Motor Taxi Gabah “Kading Cup Race 2026”. Acara ini berlangsung meriah di Sirkuit Arung Nio, Desa Kading, Kecamatan Tanete Riaja, Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan yang digagas oleh Himpunan Pemuda Desa Kading (HIPKA) ini merupakan wujud syukur warga atas hasil panen. Selain itu, perhelatan otomotif tradisional tersebut turut memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kompetisi balap motor pengangkut gabah ini diikuti oleh puluhan peserta. Sebanyak 24 pembalap lokal dan 12 pembalap dari luar daerah berpartisipasi menyemarakkan sirkuit. Menariknya, panitia juga membuka kelas khusus untuk anak usia 10–13 tahun, termasuk dua pembalap perempuan cilik.
Apresiasi dan Dorongan Ekonomi Warga
Dalam sambutannya, Abustan memberikan pujian atas terselenggaranya acara berbasis kearifan lokal ini. Ia berharap inisiatif positif tersebut dapat terus dipertahankan.
“Atas nama Pemerintah Daerah, saya menyampaikan selamat dan apresiasi kepada Pak Desa dan seluruh panitia atas ide dan gagasannya sehingga kegiatan Kading Cup Race ini dapat terlaksana,” ujar Abustan.
Selanjutnya, ia menekankan pentingnya perputaran ekonomi dalam setiap acara keramaian di tingkat desa. Kehadiran ratusan penonton diharapkan mampu membawa berkah penghasilan bagi para pelaku UMKM setempat.
“Yang paling penting adalah bagaimana kegiatan ini memberikan manfaat, terutama dalam pengembangan ekonomi. Saya lihat di lokasi ini juga banyak kuliner. Sebaiknya masyarakat berbelanja untuk menghidupkan ekonomi saudara-saudara kita yang berjualan di lokasi ini,” katanya.
Oleh karena itu, setiap kegiatan desa harus dikonsep agar berdampak langsung pada kesejahteraan warga sekitar.
“Setiap ada kegiatan, yang kita harapkan adalah ada efek ekonomi di situ,” tambahnya.
Pesan Sportivitas dan Silaturahmi
Lebih lanjut, Wakil Bupati berpesan agar panitia bekerja secara profesional. Aturan teknis perlombaan harus dijelaskan secara transparan untuk menghindari kesalahpahaman selama jalannya balapan.
Tak lupa, ia mengingatkan seluruh pembalap agar selalu mengutamakan keselamatan dan mengendalikan emosi di lintasan.
“Jaga sportivitas. Ingat, kejuaraan ini bukan hanya mencari juara, tetapi yang paling penting adalah bagaimana kita bersilaturahmi antara satu dengan yang lain,” pesannya.
Acara pembukaan ini berlangsung dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban. Abustan bahkan sempat membagikan pengalaman pribadinya saat aktif menggeluti olahraga balap motor di masa remajanya.
Perhelatan ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, Ketua IMI Kabupaten Barru, unsur muspika, serta tokoh masyarakat. Dukungan dari berbagai komunitas otomotif semakin menambah semarak agenda tahunan tersebut.