Aldila Sutjiadi Juara Ganda Washington Open 2026, Gelar WTA 500 Kedua Musim Ini

Petenis Indonesia Aldila Sutjiadi (kiri) bersama petenis Selandia Baru Erin Routliffe (kanan) bereaksi dalam pertandingan babak semifinal Mubadala Citi DC Open 2026 melawan pasangan China Qian Tang/Yifan Xu di Washington D.C., Amerika Serikat, Jumat (31/7/2026). (©WTA)

Petta – Petenis putri Indonesia Aldila Sutjiadi kembali mempersembahkan gelar juara bagi Tanah Air. Berpasangan dengan petenis Selandia Baru Erin Routliffe, Aldila menjuarai nomor ganda putri Mubadala Citi DC Open atau yang dikenal dengan Washington Open 2026.

Gelar tersebut dipastikan Aldila/Erin setelah mengalahkan pasangan Slovenia-Jepang, Andreja Klepac/Makoto Ninomiya, pada babak final di Washington DC, Amerika Serikat, Minggu (2/8/2026) WIB. Sebagai unggulan kedua, keduanya tampil meyakinkan sepanjang laga.

Pertandingan berlangsung relatif singkat. Hanya dalam waktu 1 jam 12 menit, Aldila/Erin sukses mengunci kemenangan dua set langsung dengan skor 6-4 dan 6-1.

Kendalikan Permainan Sejak Set Pertama

Sejak gim pembuka set pertama, Aldila/Erin sudah mengambil alih kendali dengan mematahkan servis lawan. Keunggulan itu sempat terancam ketika Klepac/Ninomiya berhasil membalas break sehingga skor sama kuat 4-4.

Namun, momentum tidak bertahan lama di pihak lawan. Pada gim kesembilan, Aldila/Erin kembali merebut servis Klepac/Ninomiya sebelum akhirnya menutup set pertama dengan skor 6-4.

Dominasi itu berlanjut pada set kedua. Aldila/Erin bahkan mematahkan servis lawan hingga tiga kali sehingga unggul cepat 5-1. Keunggulan tersebut cukup untuk mengantarkan mereka menutup laga dengan skor telak 6-1 sekaligus memastikan gelar juara.

Statistik Tunjukkan Performa Meyakinkan

Catatan statistik pertandingan turut memperlihatkan superioritas Aldila/Erin sepanjang laga puncak. Keduanya membukukan dua ace, memenangi 69 persen poin dari servis pertama, serta mengonversi empat dari enam peluang break point yang didapat.

Sebaliknya, Klepac/Ninomiya hanya mampu memanfaatkan satu dari tiga peluang break sepanjang pertandingan. Selisih efektivitas inilah yang pada akhirnya menentukan jalannya laga.

Sebelum final berlangsung, Aldila sempat mewaspadai kekuatan Klepac/Ninomiya yang dinilainya tampil konsisten sejak babak pertama turnamen. Dalam wawancara kepada ANTARA, ia mengungkapkan alasannya.

“Pastinya mereka bisa masuk ke babak final karena mereka juga bermain sangat baik dari babak pertama. Tadi sempat melihat beberapa game saat mereka bermain di babak semifinal,” kata Aldila.

Menurutnya, pengalaman Klepac sebagai mantan petenis 10 besar dunia nomor ganda turut menjadi modal penting bagi pasangan tersebut. Meski begitu, faktor itu ternyata tidak cukup membendung performa Aldila/Erin di partai puncak.

“Mereka cukup solid karena Klepac kan mantan pemain top 10 ganda. Jadi walaupun mereka tidak diunggulkan, mereka bermain cukup solid,” ujarnya.

Trofi Kedua Musim Ini, Modal Jelang US Open

Gelar Washington Open 2026 menjadi trofi WTA 500 kedua yang diraih Aldila sepanjang musim ini. Sebelumnya, ia telah lebih dulu menjuarai nomor ganda Bad Homburg Open pada akhir Juni lalu.

Selain menambah koleksi trofi, kemenangan ini juga menegaskan tren positif Aldila di lapangan keras Amerika Serikat. Performa apik tersebut sekaligus menjadi bekal berharga baginya menjelang rangkaian turnamen hard court lain sebelum bertolak ke ajang Grand Slam US Open 2026.

Dengan capaian ini, nama Aldila Sutjiadi kian mengukuhkan posisinya sebagai salah satu petenis ganda putri terbaik Indonesia di kancah internasional saat ini.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts

Lebih Dekat ke Masyarakat

Jangkau audiens lebih luas dan tepat sasaran melalui iklan di website kami