Sukses Dorong Digitalisasi, Bupati Andi Ina Raih Penghargaan PWI Award

Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, SH.M. Si menerima penghargaan PWI Award kategori Kepala Daerah Penggerak Transformasi Digital, Pariwisata, dan Pertanian, yang diserahkan langsung oleh Ketua PWI Pusat, Akhmad Munir pada rangkaian acara pelantikan Pengurus PWI Sulsel, di Hotel Claro Makassar, Sabtu (17/10/2026). (©Humas Barru)

Makassar, Petta – Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari sukses menyabet penghargaan bergengsi tingkat regional. Ia dinobatkan sebagai Kepala Daerah Penggerak Transformasi Digital, Pariwisata, dan Pertanian dalam ajang PWI Award.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua PWI Pusat Akhmad Munir. Prosesi penyerahan apresiasi ini dirangkaikan dengan acara pelantikan Pengurus PWI Sulawesi Selatan di Hotel Claro, Makassar, Sabtu (17/10/2026).

Usai menerima penghargaan, Andi Ina menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan insan pers. Sinergi ini dinilai sangat strategis dalam menyampaikan informasi pembangunan secara faktual.

“Sebagai kepala daerah, kami meyakini bahwa keberhasilan pemerintahan tidak terlepas dari peran teman-teman media, khususnya wartawan yang terus menyampaikan kepada masyarakat apa yang kami kerjakan,” ujarnya.

Sinergi Tanpa Hilangkan Fungsi Kontrol

Oleh karena itu, bupati perempuan pertama di Barru ini mengajak media untuk terus mengangkat berbagai potensi daerah. Pemberitaan yang berimbang dan konstruktif diharapkan mampu menghadirkan optimisme di tengah masyarakat.

Meskipun hubungan kemitraan didorong semakin erat, ia meminta independensi jurnalistik tetap dijaga. Media tidak boleh kehilangan ketajamannya dalam mengawasi jalannya roda pemerintahan.

“Wartawan tetap menjadi bagian dari pengawas pemerintah. Tetapi, sinergi dan kolaborasi untuk memberikan hal-hal yang bermanfaat bagi masyarakat juga menjadi bagian penting yang kami harapkan,” tegasnya.

Keterbukaan Akses Informasi Daerah

Selanjutnya, bupati mengungkapkan komitmennya untuk membuka ruang partisipasi seluas-luasnya bagi insan pers. Para jurnalis diberikan keleluasaan dalam mengakses berbagai data primer di lingkungan pemerintah.

“Saya membuka luas peran teman-teman wartawan untuk mengambil bagian dalam pembangunan daerah. Silakan menyampaikan informasi yang ingin diberitakan dan mengakses data yang dibutuhkan,” ungkapnya.

Sejalan dengan hal itu, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta membangun komunikasi proaktif dengan wartawan. Pelayanan informasi publik yang transparan menjadi modal utama untuk memperkuat kepercayaan warga.

“Dengan sinergi yang sehat, tentu diharapkan pers tidak hanya menjadi penyampai informasi, tetapi juga mitra kritis yang ikut mengawal kebijakan publik dan mendorong pembangunan Kabupaten Barru agar semakin maju, terbuka, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat”, pungkasnya.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts

Lebih Dekat ke Masyarakat

Jangkau audiens lebih luas dan tepat sasaran melalui iklan di website kami