

Paris, Petta – Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) resmi mengumumkan Zinedine Zidane sebagai pelatih kepala baru Timnas Prancis, Selasa (28/7/2026). Penunjukan itu diumumkan langsung oleh Presiden FFF, Philippe Diallo, di markas federasi di Paris.
Zidane menggantikan posisi Didier Deschamps yang lengser usai 14 tahun menangani Les Bleus. Kepergian Deschamps memang sudah diperkirakan setelah kegagalan Prancis di Piala Dunia 2026, di mana tim tersebut hanya mampu bertahan hingga babak semifinal. Prancis disingkirkan Spanyol dengan skor 2-0 di semifinal, lalu mengakhiri turnamen di peringkat keempat setelah kalah 4-6 dari Inggris pada perebutan tempat ketiga. Gelar juara dunia sendiri akhirnya jatuh ke tangan Spanyol usai mengalahkan Argentina 1-0 di partai puncak.
Kontrak Empat Tahun hingga Piala Dunia 2030
FFF mengikat mantan pelatih Real Madrid tersebut dengan kontrak berdurasi empat tahun yang mulai aktif per 1 Agustus mendatang. Dalam pernyataan resminya, federasi menegaskan status baru sang legenda Les Bleus itu.
“Zidane resmi diangkat sebagai pelatih Timnas Prancis dengan kontrak empat tahun,” demikian pernyataan resmi FFF.
Dengan durasi kontrak tersebut, praktis Zidane akan mendampingi Prancis hingga gelaran Piala Dunia 2030. Sebelum itu, ia lebih dulu akan diuji di dua ajang besar lain, yakni UEFA Nations League 2026/2027 dan Piala Eropa 2028.
Bagi Philippe Diallo, penunjukan ini bukan sekadar pergantian pelatih biasa. Ia mengaku bangga bisa menghadirkan salah satu legenda terbesar sepak bola Prancis untuk memimpin tim nasional, seraya menyebut momen tersebut sebagai sesuatu yang luar biasa karena sosok yang kini duduk di sampingnya.
Comeback Zidane Usai Lima Tahun Vakum dari Dunia Kepelatihan
Penunjukan ini menandai kembalinya Zidane ke pinggir lapangan setelah absen cukup lama. Pria kelahiran Marseille itu terakhir kali menukangi sebuah tim ketika masih bersama Real Madrid pada 2021, sehingga kini ia praktis kembali melatih setelah sekitar lima tahun tanpa klub maupun tim nasional.
Sebagai pemain, Zidane adalah legenda yang mengantar Prancis menjadi juara Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000, lengkap dengan momen ikonik dua gol di final 1998 melawan Brasil. Sementara di level klub sebagai pelatih, Zidane mencatat prestasi fenomenal dengan membawa Real Madrid meraih hattrick Liga Champions, dua gelar La Liga, dua Piala Super Eropa, dan dua trofi FIFA Club World Cup.
Rekam jejak itulah yang membuat federasi percaya diri menyerahkan proyek jangka panjang Timnas Prancis kepadanya, meski tantangan di depan mata tidak ringan. Zidane akan menghadapi tekanan besar dari publik yang menuntut hasil cepat, terutama di Euro 2028, ditambah pekerjaan rumah regenerasi skuad pasca-era bintang seperti Kylian Mbappé dan Antoine Griezmann.
Laga debut Zidane bersama Les Bleus dijadwalkan berlangsung akhir September mendatang saat Prancis menghadapi Turki pada matchday pertama Liga A Nations League, sebelum melakoni laga kandang perdana melawan Italia di Stade de France pada awal Oktober.