

Barru, Petta – Pemerintah Kabupaten Barru bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Barru terus memperkuat aksi kemanusiaan guna membantu warga yang terdampak musim kemarau. Penyaluran air bersih dipadukan dengan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat.
Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari bersama Ketua PMI Barru Muhammad Yulianto Badwi turun langsung memimpin Distribusi Air Bersih dan Promosi Kebersihan di Lingkungan Padongko, Kelurahan Mangempang, Kecamatan Barru, Selasa (18/8/2026) sore.
Agenda bertajuk Operasi Kemanusiaan Kekeringan 2026 ini menyasar warga yang mulai kesulitan mendapatkan pasokan air bersih untuk kebutuhan harian.
Andi Ina memastikan proses pembagian air berjalan tertib dan merata dengan didampingi Sekda Barru, Kepala BPBD, Kepala Dinas Kesehatan, serta Camat Barru.
Penyaluran Capai 130.000 Liter dan Pembagian Ember
Melalui dukungan program PMI Provinsi Sulawesi Selatan, Kabupaten Barru menjadi satu dari enam daerah yang memperoleh alokasi tanggap darurat kekeringan.
Ketua PMI Barru Muhammad Yulianto Badwi memaparkan bahwa hingga saat ini PMI telah menyalurkan sekitar 130.000 liter air bersih ke tiga kecamatan yang terbagi dalam tujuh titik layanan.
“Bapak, Ibu, harus ki semua siaga dalam menghadapi kemarau yang panjang,” ujar Yulianto saat memberikan sosialisasi di hadapan warga.
Dalam kesempatan tersebut, PMI Barru juga membagikan wadah penampungan berupa ember gratis kepada warga untuk mengoptimalkan penyimpanan air bersih di rumah masing-masing.
Imbauan Bijak Gunakan Air dan Waspada ISPA
Selain memberikan bantuan fisik, Yulianto menekankan pentingnya edukasi perubahan perilaku agar masyarakat memprioritaskan penggunaan air untuk konsumsi dan menjaga kesehatan tubuh.
Langkah ini penting dilakukan untuk mencegah risiko dehidrasi serta gangguan kesehatan lain seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang rawan terjadi di cuaca terik.
Berikut adalah beberapa poin imbauan efisiensi air yang disampaikan PMI Barru:
- Prioritas Konsumsi: Mengutamakan penggunaan air bersih untuk minum dan mengolah makanan.
- Efisiensi Sanitasi: Menggunakan air secukupnya untuk mandi dan mencuci tanpa membuang-buang air.
- Kebersihan Wadah: Memastikan tandon, bak, dan ember penyimpanan dalam kondisi tertutup dan bersih dari kotoran.
Bupati Andi Ina mengapresiasi respons cepat PMI dan menegaskan komitmen Pemkab Barru untuk terus mendampingi warga selama masa tanggap darurat kekeringan berlangsung.