Kartu Merah Huijsen Warnai Derbi Madrid, Atletico Tundukkan Real Madrid 2-1 di Kandang

The referee shows red card to Dean Huijsen of Real Madrid CF during the La Liga EA Sports match between Atletico de Madrid and Real Madrid CF played at Riyadh Metropolitano Stadium on September 20, 2026 in Madrid, Spain. (Photo by Cesar Cebolla / Pressinphoto / Icon Sport)

Petta – Atletico Madrid mengalahkan Real Madrid dengan skor 2-1 pada lanjutan La Liga, Minggu (20/9/2026) malam WIB. Laga derbi Madrid pertama musim ini itu berlangsung di Metropolitano. Kemenangan tuan rumah terasa dramatis karena Los Blancos harus bermain dengan 10 orang pada sebagian besar babak kedua.

Babak pertama berjalan alot. Tidak ada tim yang mampu menciptakan peluang bersih, sehingga laga masuk turun minum dengan skor kacamata.

Kartu Merah Huijsen Mengubah Jalannya Laga

Petaka bagi tim tamu datang tujuh menit setelah babak kedua dimulai. Dean Huijsen menjatuhkan Giuliano Simeone di kotak penalti setelah terkecoh umpan David Hancko. Wasit awalnya hanya menunjuk titik putih dan menghadiahi kartu kuning. Namun, setelah melihat monitor VAR, wasit mengubahnya menjadi kartu merah langsung.

Alejandro Grimaldo lalu mengeksekusi penalti itu pada menit ke-53. Atletico pun unggul 1-0. Enam menit kemudian, Jonathan David menggandakan keunggulan lewat umpan silang Giuliano Simeone. Menurut Opta, David menjadi pemain Atletico pertama pada abad ini yang mencetak gol dalam tiga penampilan awalnya di La Liga.

Atletico sebenarnya berpeluang menambah gol. Sundulan Julian Alvarez diselamatkan Ibrahima Konate di garis gawang, sedangkan Jan Oblak menggagalkan peluang Yan Diomande. Real Madrid baru mencetak gol pada menit ke-89. Antonio Rudiger menanduk masuk tendangan bebas Bernardo Silva. Meski begitu, Atletico mampu menjaga keunggulan hingga peluit akhir.

Mourinho Protes, Simeone Minta Hormati Wasit

Usai pertandingan, Jose Mourinho tampil emosional. Ia membawa foto cetak dua insiden babak pertama ke ruang konferensi pers. Insiden itu adalah injakan Cristian Romero pada lutut Jude Bellingham serta tekel Lee Kang-in kepada Federico Valverde.

“Itu dua kartu merah yang jelas,” kata Mourinho, seperti dikutip dari Sky Sports. Namun, pelatih asal Portugal itu mengaku belum melihat tayangan ulang kartu merah Huijsen.

Di kubu seberang, Diego Simeone menilai timnya layak menang. “Pertandingan yang intens, yang kami kendalikan sepanjang waktu,” ujarnya, seperti dilaporkan Yahoo Sports. Ia juga menegaskan bahwa penghormatan kepada wasit harus tetap dijaga, meski timnya diuntungkan beberapa keputusan.

Klasemen dan Laga Berikutnya

Hasil ini membuat Atletico naik ke posisi kedua, lima poin di bawah pemuncak klasemen Barcelona. Sebaliknya, Real Madrid turun ke posisi keempat. Ini adalah kekalahan kedua Los Blancos musim ini setelah kalah 0-1 dari Real Betis pada awal September.

Laga ini juga bersejarah bagi kedua pelatih. Simeone mengakhiri rentetan kekalahannya atas Mourinho di La Liga. Keduanya terakhir bertemu di final Copa del Rey 2013, lebih dari 13 tahun lalu.

Setelah jeda internasional, Real Madrid menghadapi jadwal padat. Mereka akan melawan Villarreal, Roma, Sevilla, Leipzig, dan Barcelona dalam dua pekan. Atletico akan bertandang ke Deportivo Alaves pada 10 Oktober 2026.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts

Lebih Dekat ke Masyarakat

Jangkau audiens lebih luas dan tepat sasaran melalui iklan di website kami