

Makassar, Petta – Camat Tamalanrea, Andi Patiroi, menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Perluasan Digitalisasi Perlindungan Sosial (Perlinsos) yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda. Rapat tersebut turut didampingi Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie, dan berlangsung di Ruang Rapat Sekda Kota Makassar, Jumat (11/9/2026).
Pertemuan ini digelar sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kota Makassar memperkuat sinergi antarperangkat daerah dalam pelaksanaan program perlindungan sosial. Dengan koordinasi yang lebih solid, program tersebut diharapkan dapat berjalan efektif dan benar-benar tepat sasaran.
Makassar Jadi Percontohan Nasional
Kota Makassar sendiri ditunjuk sebagai salah satu daerah pilot project digitalisasi perlindungan sosial dari total 48 kabupaten/kota di Indonesia. Status ini membuat pemerintah kota terus berupaya mengejar target pendataan agar melampaui capaian yang ditetapkan pemerintah pusat.
Dalam rapat tersebut, Sekda Andi Zulkifly menegaskan bahwa setiap kecamatan memiliki karakteristik masyarakat yang berbeda-beda. Karena itu, ia meminta para camat menggunakan strategi masing-masing sesuai kondisi wilayah agar seluruh warga dapat terdata secara maksimal.
Camat Diminta Perluas Cakupan Pendataan
Selain mempercepat proses, Sekda Makassar juga mengingatkan bahwa pendataan Perlinsos tidak boleh hanya menyasar kelompok masyarakat miskin. Seluruh kelompok yang masuk kategori sasaran program, termasuk petugas kebersihan, RT, RW, hingga pemuda, wajib turut diidentifikasi secara akurat.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Andi Patiroi menyampaikan bahwa Pemerintah Kecamatan Tamalanrea akan segera menguatkan koordinasi dengan seluruh lurah serta melibatkan RT dan RW secara lebih aktif dalam proses pendataan. Ia menegaskan, pihaknya ingin memastikan tidak ada warga di wilayah Tamalanrea yang berhak menerima manfaat perlindungan sosial namun justru luput dari pendataan.
Komitmen Tamalanrea Kawal Program Hingga Tuntas
Andi Patiroi juga menyoroti pentingnya rapat koordinasi rutin sebagai wadah evaluasi agar setiap kendala di lapangan bisa segera ditemukan solusinya. Baginya, keberhasilan program Perlinsos sangat bergantung pada kepekaan aparat kecamatan dalam memahami kondisi riil masyarakat di wilayah masing-masing.
Ia pun berkomitmen menjadikan hasil rakor ini sebagai acuan kerja bagi jajaran Kecamatan Tamalanrea dalam beberapa pekan mendatang. Langkah tersebut sekaligus menegaskan posisi Tamalanrea sebagai salah satu kecamatan yang responsif dalam mendukung program prioritas Pemerintah Kota Makassar.
Dengan sinergi yang terus diperkuat antara pemerintah kota, kecamatan, hingga tingkat RT/RW, target percepatan digitalisasi Perlinsos di Makassar diharapkan dapat tercapai lebih optimal. Kecamatan Tamalanrea pun menegaskan kesiapannya untuk terus mengawal proses tersebut demi kesejahteraan warga.