Tinjau Posyandu Era Baru, Dirjen Kemendagri Apresiasi Kemajuan Desa di Barru

Barru dikunjungi langsung oleh Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Dr. Drs. La Ode Ahmad P. Bolombo, AP., M.Si., dalam rangka Asistensi, Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Posyandu, Rabu (9/9/2026). (©Humas Barru)

Barru, Petta – Kabupaten Barru menjadi satu-satunya daerah di Sulawesi Selatan yang dikunjungi langsung oleh Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), La Ode Ahmad P. Bolombo. Kunjungan kerja ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan Transformasi Posyandu Era Baru, Rabu (9/9/2026).

Rombongan Ditjen Bina Pemdes Kemendagri diterima oleh Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang di Rumah Jabatan Bupati Barru. Setelah penyambutan, rombongan melanjutkan peninjauan ke lokasi pusat kegiatan di Desa Siddo, Kecamatan Soppeng Riaja.

Mewakili Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, Abustan menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat. Kehadiran jajaran Dirjen Kemendagri dinilai menjadi motivasi besar untuk memaksimalkan pelayanan dasar warga hingga tingkat desa.

Targetkan 274 Posyandu Berbasis SPM

Saat ini Kabupaten Barru memiliki 274 unit Posyandu yang tersebar di tujuh kecamatan. Sebanyak 199 Posyandu di antaranya telah mengantongi Surat Keputusan (SK) penerimaan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Pemerintah Kabupaten Barru menargetkan seluruh Posyandu memiliki SK SPM pada akhir tahun 2026. Langkah ini diambil agar Posyandu dapat berfungsi optimal sebagai pusat pelayanan sekaligus pendataan awal masyarakat.

“Karena itu, Posyandu perlu terus dikuatkan. Jika berjalan dengan baik, berbagai persoalan masyarakat dapat diketahui dan ditangani lebih cepat,” ujar Abustan.

Selain memantau risiko stunting dan kesehatan ibu anak, Posyandu Era Baru disiapkan untuk mendeteksi masalah pendidikan hingga potensi kemiskinan.

“Kami berharap kegiatan ini semakin memperkuat langkah bersama dalam mewujudkan Posyandu Era Baru yang benar-benar hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat hingga ke tingkat desa,” lanjutnya.

Apresiasi Capaian Kemandirian Desa

Sementara itu, Dirjen Bina Pemdes Kemendagri La Ode Ahmad P. Bolombo menjelaskan bahwa agenda ini bertujuan mengidentifikasi kebutuhan ril masyarakat desa.

“Kami datang untuk melakukan collecting, melihat dan mencatat apa yang paling dibutuhkan oleh desa-desa di Barru. Setelah persoalannya teridentifikasi, kita akan bersama-sama mencari solusi yang paling memungkinkan,” kata La Ode Ahmad.

Ia turut mengapresiasi kemajuan pembangunan desa di Barru. Dari total 40 desa yang ada, sebanyak 34 desa telah berstatus mandiri dan 6 desa berstatus maju.

Oleh karena itu, ia berpesan agar penguatan Posyandu dan lembaga kemasyarakatan terus menjadi prioritas. Posyandu kini bertransformasi menjadi wadah pelayanan publik yang komprehensif, mencakup pencegahan stunting hingga ketahanan pangan.

“Jangan abai dengan desa. Kalau kita ingin membangun daerah, maka bangunlah desa dan kelurahannya. Karena masyarakat tinggal dan tumbuh di desa,” tegasnya.

Sebagai informasi, rangkaian kunjungan diakhiri dengan peninjauan lapangan ke Posyandu Al-Amanah, Dusun Congko. Kegiatan ini mengacu pada Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 demi mendekatkan pelayanan dasar kepada warga.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts

Lebih Dekat ke Masyarakat

Jangkau audiens lebih luas dan tepat sasaran melalui iklan di website kami